Semua mengenai peternakan dan kesehatan hewan ada di sini
HOME  PROFIL  PUBLIKASI  GALERI  BUKU TAMU  PETA SITUS
 DIREKTORAT
  Sekretariat
  Perbibitan
  Ruminansia
  Non Ruminansia
  Kesehatan Hewan
  Kesmavet
 
 BALAI / UPT
 
 P S D S
 
 K U P S
 
 S M D
 
 S P I
 
 L M 3
 
 REGULASI
 
 BASIS DATA
 
 PETA SAPI POTONG
 
 SITUS TERKAIT
  Dinas Peternakan Provinsi
  Instansi Lain
  Kementerian Pertanian RI
 
  WEB MAIL
 
PENGUNJUNG
 
 
BALAI EMBRIO TERNAK CIPELANG

HomePage: www.betcipelang.info


Transfer embrio pada ternak berpijak kepada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang “animal sciences” yang terus berkembang, dikondisikan mampu menjawab tantangan penyediaan ternak bibit unggul untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Aplikasi transfer embrio pada ternak berpangkal dari perkembangan bioteknologi reproduksi, merupakan salah satu alternatife upaya peningkatan ilmu genetic ternak yang diarahkan kepada efektivitas dan efisiensi produksi ternak.

  • Visi
    “Menjadi sumber bibit ternak unggul nasional berwawasan agribisnis dalam rangka turut menunjang pemenuhan kebutuhan protein hewani”.

  • Misi
    “Menciptakan bibit unggul ternak dengan memanfaatkan bioteknologi reproduksi, penyimpanan dan transfer embrio ternak, memanfaatkan sumberdaya ternak local, sumberdaya manusia yang professional serta meningkatkan jaringan kelembagaan dalam rangka penyediaan bibit unggul nasional”.

  • Tujuan
    1. Mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana utama dan penunjang untuk meningkatkan produksi embrio, penyimpanan, distribusi dan transfer embrio.
    2. Meningkatkan pelayanan dibidang peternakan melalui kerjasama antara Balai Embrio Ternak dengan Instansi Terkait.
    3. Meningkatkan kemampuan dan pemberdayaan SDM.
    4. Meningkatkan jumlah donor dan pejantan unggul
    5. Meningkatkan produktivitas ternak lokal.

  • Sasaran
    1. Meningkatnya produksi embrio per flushing dari 2,3 menjadi 4 embrio (sebanyak 350 embrio), distribusi embrio sebanyak 350 embrio, transfer embrio sebanyak 350 embrio, meningkatnya angka kebuntingan aplikasi TE dari 24% menjadi 30% (sebanyak 139 ekor), meningkatnya angka kelahiran ternak bibit hasil TE.
    2. Meningkatnya kualitas dan kuantitas SDM yang mampu mengaplikasikan produksi dan transfer embrio, baik pada Balai Embrio Ternak maupun diwilayah aplikasi
    3. Terjadinya peningkatan mutu genetik dan populasi sapi perah dan sapi potong dengan wilayah sebaran yang lebih luas melalui kelahiran hasil transfer embrio
    4. Meningkatnya wawasan petani peternak dalam membudidayakan (on farm agribisnis) ternak dari usaha sambilan menjadi usaha pokok, sehingga mampu memberi respon dan menerima aplikasi TE pada ternak yang dimiliki
    5. Tersedianya sebagian kebutuhan bibit sapi perah untuk replacement induk setiap tahunnya mencapai 10.000 ekor.

  • Organisasi
    1. Kepala Balai
    2. Sub Bagian Tata Usaha
    3. Seksi Pelayanan Tehnik Pemeliharaan Ternak
    4. Seksi Pelayanan Tehnik Produksi dan Aplikasi
    5. Seksi Penyebaran Hasil
    6. Kelompok Jabatan Fungsional.
    alamat:
    Cipelang - Bogor
    Telp. (0251) 211555
    Fax. (0251) 211988
  •  
    PENCARIAN
    di Google
    ditjennak.go.id
    powered by :
     
     
     
    AGENDA KEGIATAN
     
     
    Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan - Kementerian Pertanian Republik Indonesia
    Gedung C Lt.6, Jl. Harsono RM 3 Ragunan Jakarta - Selatan
    Telp: +62 21 782 7912, Fax: +62 21 781 5581, Email: webmaster@ditjennak.go.id