Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H Mohon Maaf Lahir Dan Batin
HOME  PROFIL  PUBLIKASI  GALERI  BUKU TAMU  PETA SITUS
 DIREKTORAT
  Sekretariat
  Perbibitan
  Ruminansia
  Non Ruminansia
  Kesehatan Hewan
  Kesmavet
 
 BALAI / UPT
 
 P S D S
 
 K U P S
 
 S M D
 
 S P I
 
 L M 3
 
 REGULASI
 
 BASIS DATA
 
 PETA SAPI POTONG
 
 SITUS TERKAIT
  Dinas Peternakan Provinsi
  Instansi Lain
  Kementerian Pertanian RI
 
  WEB MAIL
 
PENGUNJUNG
 
 
Banjarbaru, 26 Nopember 2009
Komitmen Dalam Pengendalian Penyakit Zoonosis

Sebagimana propinsi lain di Kalimantan, Dinas Peternakan Propinsi Kali-mantan didukung dengan instansi terkait yang membidangi pem-bangunan di Propinsi Kalimantan Selatan sepakat untuk mengendalikan bahkan membebaskan beberapa penyakit strategis yang bersifat zoonosis diantaranya adalah Avian Influenza dan Rabies. Melalui sistem surveilans dan profiling, itik alabio di 3 kabupaten dapat dikatakan sudah bebas dari infeksi Avian Influenza. Dengan demikian tidak ada keka-watiran pengiriman bibit itik alabio bagi propinsi lain karena tidak di-temukan virus AI H5N1 pada itik alabio. Surveilans telah dilakukan dengan baik melalui kerjasama dengan BPPV Regional V Banjarbaru dengan dukungan dana dari FAO yang bersumber dana dari IDP (internationale duth partnership)

Dalam tahun 2010, Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan Selatan akan mengalokasikan anggaran dalam mendukung pembebasan propinsi ini dari penyakit Avian Influenza. Surveilans akan dilakukan intensif pada sector 4, 3, 2 dan sektor 1. Penelusuran yang dilakukan di desa-desa yang pernah tertular AI oleh PDSR tidak menemukan lagi kasus klinis AI di lapangan. Surveilans dan pengujian laboratorium diperlukan untuk membuktikan bahwa propinsi ini memang telah bebas dari Avian Influenza.

Dalam Rapat Kerja Evaluasi penyakit zoonosis yang dilakukan oleh Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan, yang diikuti oleh para Kepala Dinas Peternakan Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan dan BPPV Regional V Banjarbaru, Kepala Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan Selatan, Maskamian Andjam juga mengingatkan kepada para Kepala Dinas di Kabupaten/Kota se Kalsel agar juga meningkatkan alokasi anggaran bagi pengendalian penyakit zoonosis lainnya seperti rabies. Juga perlu diwaspadai kemungkinan masuknya anthraks dari sapi-sapi yang masuk secara illegal ke Kalimantan Selatan dari Sulawesi Selatan. Aspek lain yang perlu diperhatikan dalam pengendalian penyakit zoonosis adalah peningkatan kualitas RPH/RPU di tiap kabupaten/kota, yang menunjang kualitas daging yang ASUH, bebas dari berbagai kuman pathogen seperti Salmonella enteritidis, Staphylococcus aureus maupun Streptococcus sp. dan bebas dari pemalsuan.

Indeks berita
 
 
PENCARIAN
di Google
ditjennak.go.id
powered by :
 
 
 
AGENDA KEGIATAN
 
 
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan - Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Gedung C Lt.6, Jl. Harsono RM 3 Ragunan Jakarta - Selatan
Telp: +62 21 782 7912, Fax: +62 21 781 5581, Email: webmaster@ditjennak.go.id