Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H Mohon Maaf Lahir Dan Batin
HOME  PROFIL  PUBLIKASI  GALERI  BUKU TAMU  PETA SITUS
 DIREKTORAT
  Sekretariat
  Perbibitan
  Ruminansia
  Non Ruminansia
  Kesehatan Hewan
  Kesmavet
 
 BALAI / UPT
 
 P S D S
 
 K U P S
 
 S M D
 
 S P I
 
 L M 3
 
 REGULASI
 
 BASIS DATA
 
 PETA SAPI POTONG
 
 SITUS TERKAIT
  Dinas Peternakan Provinsi
  Instansi Lain
  Kementerian Pertanian RI
 
  WEB MAIL
 
PENGUNJUNG
 
 
Jakarta, 9 Februari 2009
BENGKULU DIJADIKAN PEMASOK SUSU NASIONAL

Kerja keras jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu memburu dana hibah asal negara Jepang kini membuahkan hasil, karena sesuai loby Kepala Dinas peternakan Drh. Irianto Abdullah bersama Gubenur Agusrin M Najamuddin, ST di Kedutaan Jepang di Jakarta. Atas diadakannya loby tersebut maka Provinsi Bengkulu mendapatkan dana hibah senilai Rp. 3 Miliar yang di peruntukan mendatangkan sapi perah yang berkwalitas. Sedangkan tujuan akhirnya menjadikan provinsi Bengkulu penghasil susu skala lokal dan nasional. Kadisnak dan Keswan Irianto Abdullah mengatakan, bahwa jika tidak ada halangan maka awal Nopember ini sebanyak 61 ekor sapi berkwalitas tinggai akan datang ke Bengkulu. Pihak petani peternak di Rejang Lebong sudah menyiapkan kandang koloni sebanyak enam kandang, dan siap mengembangkan sapi perah asal luar Bengkulu tersebut. Dikatakan Irianto keseluruhan sapi kualitas eksport tersebut keseluruhannya 120 ekor, sisanya akan didatangkan lagi peterngahan Desember mendatang. Dengan adanya tambahan sapi perah tersebut maka keseluruhan sapi perah berkwalitas yang sudah didatangkan ke propinsi bengkulu, khusus nya Kabupaten Rejang Lebong populasi sebanyak 350 ekor kondisi ini untuk menjadikan industry pengolaan susu sudah memenuhi syarat. Provinsi sudah mentargetkan jika program ini berjalan mulus maka Juli tahun 2009 mendatang produksi susu akan melimpah dan provinsi Bengkulu sudah jadi Booming susu Nasional karena dengan jumlah sapi perah 350 ekor bisa menghasilkan setidaknya seribu liter atau satu ton perhari susu segar, Ujar Irianto Abdullah. Apalagi secara nasional sekarang ini kebutuhan akan susu segar masih sangat kurang tidak sebanding dengan kebutuhan susu segar yang terus meningkat. Keyakinannya akan pertambahan sapi perah berkualitas, karena puluhan sapi betina yang didatangkan itu dalam keadaan bunting. Diprediksi bulan Juli 2010 sudah melahirkan dan akan membantu menambah susu bagi induk sapi yang sudah melahirkan. Bisa dipastikan jika sapi betina yang melahirkan menghasilkan susu segar, maka susu segar yang dihasilkan bisa bertambah 2 ton perhari. Sekarang ini pengembangan sapi perah kualitas tinggi sedang dikembangkan oleh dinas peternakan dan kesehatan hewan provinsi. Yaitu di kecamatan Selepuh Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Karena daerah ini sangat cocok untuk dikembangkan sapi perah. Kedepannya dinas peternakan akan mendirikan Industri Susu segar oleh karena itu dibutuhkan sapi yang berkwalitas sekitar 500 ekor. Dan Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan target tahun 2010 sapi perah yang dimiliki berjumlah 500 ekor, selain kelahiran juga akan ada penambahan. Selain pengembangan sapi perah, Disnak juga menyiapkan pembibitan sapi perah yang berkwalitas se Sumatera di Rejang Lebong.

Indeks berita
 
 
PENCARIAN
di Google
ditjennak.go.id
powered by :
 
 
 
AGENDA KEGIATAN
 
 
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan - Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Gedung C Lt.6, Jl. Harsono RM 3 Ragunan Jakarta - Selatan
Telp: +62 21 782 7912, Fax: +62 21 781 5581, Email: webmaster@ditjennak.go.id