|
|
| |
DIREKTORAT RUMINANSIA
|
|
|
|
Visi
Menjadikan direktorat budidaya ternak ruminansia yang profesional dalam
mewujudkan swasembada daging sapi, revitalisasi persusuan dan peningkatan daya
saing ternak ruminansia lainnya berbasis sumberdaya lokal untuk meningkatkan
kesejahteraan peternak.
Misi
- Meningkatkan populasi dan produktivitas ternak ruminansia
- Meningkatkan dan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya pakan lokal
- Mendorong pengembangan teknologi tepat guna melalui pemanfaatan alat dan
mesin
- Meningkatkan kualitas pelayanan teknis budidaya ternak ruminansia yang
berorientasi kepada kepuasan pelanggan
- Meningkatkan koordinasi, pembinaan dan pengembangan wilayah secara terpadu
dalam bingkai integrasi usaha.
- Meningkatkan pembinaan kelembagaan usaha peternakan yang berdaya saing.
Tujuan
- Meningkatkan efisiensi dan efektivitas usaha budidaya ternak ruminansia.
- Meningkatkan ketersediaan daging dan susu
- Pengaturan stock/persediaan bakalan, daging dan susu.
- Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak
Sasaran
- Meningkatnya populasi sapi potong mencapai 14,231 juta ekor (pertumbuhan ratarata
2,7 % per tahun) dan produksi daging 420,4 ribu ton (pertumbuhan rata-rata
7,92 % per tahun) sampai dengan tahun 2014.
- Meningkatnya populasi sapi perah mencapai 613.554 ribu ekor (pertumbuhan ratarata
9,28% pertahun) dan produksi susu mencapai 1,29 juta ton (pertumbuhan ratarata
15,5 % per tahun) sampai dengan tahun 2014.
- Meningkatnya populasi ternak ruminansia lainnya (kerbau, kambing dan domba).
- Meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan peternak.
Kebijakan
- Meningkatkan populasi dan produktivitas ternak ruminansia melalui : inseminasi
buatan, intensifikasi kawin alam, pencegahan pemotongan ternak betina produktif
dan penanggulangan gangguan reproduksi.
- Meningkatkan daya saing usaha budidaya ternak ruminansia melalui : produksi
bakalan, pembesaran dan penggemukan.
- Meningkatkan daya saing usaha budidaya ternak perah melalui : pengembangan
rearing unit (pembesaran), pengembangan model cluster dan perwilayahan.
- Meningkatkan ketersediaan pakan yang memenuhi standar kebutuhan secara
berkesinambungan melalui : pengembangan tanaman pakan, pembinaan penerapan
teknologi tepat guna berbasis sumber daya pakan lokal dan pemanfaatan limbah
pertanian serta agroindustri.
- PengembanganMendorong pemanfaatan alat dan mesin budidaya ternak ruminansia, pengolahan
pakan ternak, pasca panen dan pengolahan limbah peternakan.
- Pemberdayaan kelembagaan usaha budidaya ternak ruminansia melalui :
pengembangan kawasan usaha peternakan, fasilitasi permodalan dan kemitraan
usaha, pembinaan kelompok, pengembangan model-model usaha peternakan
spesifik lokasi.
- Pemberdayaan peternak melalui peningkatan pelayanan teknis.
Program
Program Direktorat Budidaya ternak Ruminansia disusun sebagai penjabaran Program
Direktorat Jenderal Peternakan, yaitu ”Program Peningkatan Produksi Ternak Ruminansia
dengan Pendayagunaan Sumber Daya Lokal” dengan kegiatan sebagai berikut :
- Swasembada Daging Sapi
- Penyediaan Bakalan/daging sapi lokal
- Peningkatan Produktifitas dan reproduktifitas ternak sapi lokal
- Pengembangan Hijauan Pakan Ternak (HPT) dan pabrik pakan mini
- Pencegahan pemotongan sapi betina produktif
- Pengaturan impor, distribusi dan pemasaran ternak/daging.
- Revitalisasi Persusuan
- Peningkatan populasi sapi perah
- Peningkatan produktivitas sapi perah
- Pengembangan Hijauan Pakan Ternak (HPT) dan pabrik pakan mini
- Penanganan pasca panen susu
- Pengembangan kelembagaan usaha
- Fasilitasi alat dan mesin
- Pengembangan Ternak Kerbau, Kambing dan Domba
- Peningkatan populasi dan produktivitas
- Pengembangan kelembagaan usaha
- Pengembangan Hijauan Pakan Ternak (HPT) dan pabrik pakan mini
- Fasilitasi alat dan mesin
|
|
|
|
|
|